Para buruh yang kebanyakan naik motor dari wilayah Kecamatan, Driyorejo, menganti, Wringin Anom, Kebomas dan Manyar bergabung dan berkumpul ke perusahaan PT Karunia Alam Segar atau Mie Sedap.
Sementara sweeping juga dilakukan para buruh di Jalan Kapten Darmo Sugondo, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Kembangan dan menuju kawasan industri Gresik dan Manyar.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Harna mengaku tuntutan buruh yakni, menuntut agar tenaga kerja kontrak atau outsourching ditiadakan dan menolak jika ada perusahaan yang menolak serikat pekerja.
"Untuk mengamankan jalannya aksi tersebut, sekitar 800 polisi dan TNI dikerahkan di wilayah beberapa perusahaan dan di tiga titik-titik tertentu," katanya saat dihubungi. (fat/fat)











































