Dua bocah bernama Gilang Kusuma Ramadhan (10) Roy Kanfazaki (12) di Desa Gading Rame Kecamatan Pungging setelah terperosok galian pasir di bibir Sungai Brantas pukul 12.30 WIB.
Menurut paman korban, Wiyoko (42) saat ditemui detiksurabaya.com sebelum tenggelam keduanya main sepak bola. Setelah puas main bola, mereka mencari ikan dan mandi. Rupanya, keduanya terperosok ke air saat menginjak bibir sungai bekas penambangan pasar.
"Keduanya memang tidak bisa berenang. Jadi mereka hanya berdiri di pinggir sungai namun akhirnya terpersok saat menginjak bibir sungai bekas penambangan pasir," ucap Wiyoko saat di Desa Gading Rame, Minggu (4/5/2008).
Kedua korban ditemukan 200 meter dari lokasi kejadian, sesaat setelah warga melakukan pencaria. Keduanya pun dibawa ke kamar jenazah RSUD Prof DR Soekandar Mojosari untuk dilakukan pemeriksaan.
Hasil visum luar tim forensik RSUD DR Soekandar memastikan keduanya tewas tenggelam. Tidak ditemukan luka atau bekas penganiayaan di sekujur korban. Hanya di hidung masing-masing korban mengeluarkan banyak busa.
"Busa di hidung dan mulut korban tanda tenggelam," kata staf tim forensik, Nur Ali kepada detiksurabaya.com (stv/fat)











































