Usai Ditiduri, 2 PSK Belia Dibayar Emas Palsu

Usai Ditiduri, 2 PSK Belia Dibayar Emas Palsu

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2008 17:06 WIB
Situbondo - Nasib buntung menimpa Novi (18) dan Anisa (20). Dua pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Gunung Sampan (GS), Situbondo ini mendapat bayaran perhiasan emas palsu, usai memberikan layanan seks dari seorang pelanggannya.

Merasa tertipu karena dibayar emas palsu, kedua PSK tersebut akhirnya melaporkan masalah tersebut ke Mapolres Situbondo, Jatim, Jumat (2/5/2008). Kedua korban meminta kepada polisi agar pria hidung belang yang telah menidurinya itu dihukum atas kasus penipuan.

Pria yang telah membayar kedua PSK dengan perhiasan emas itu kemudian diketahui bernama Rifa'i (35), warga Kecamatan Situbondo. "Kita berdua telah melayani semalam suntuk. Malah diberi perhiasan emas palsu. Keterlaluan banget," celoteh Novi dengan gaya genitnya, di sela-sela melaporkan kasus itu di Mapolres Situbondo.

Wanita asal Jember ini mengungkapkan, bahwa dirinya bersama rekan seprofesinya Anisa, Kamis (1/5/2008) malam, mengaku kedatangan seorang tamu bernama Rifa'i. Pria ini sebelumnya dikenal sebagai pelanggan tetap di salah satu wisma lokalisasi GS.

Setelah berbincang sembari menemani minum minuman beralkohol, tiba-tiba Rifa'i merogoh sakunya. Dia lantas memamerkan 2 untai kalung yang dikatakannya sebagai perhiasan terbuat dari emas 23 karat.

"Akhirnya kami sepakat diboking dalam satu kamar dengan pembayaran 2 untai kalung yang katanya emas," ucap Anisa.

Namun alangkah kagetnya, saat kedua PSK itu hendak menjual perhiasan kalung pemberian Rifa'i ke sebuah toko perhiasan di Komplek Pasar Mimbaan Baru Situbondo. Ternyata pemilik toko menyatakan kalau kalung seberat 40 gram itu emas palsu.

"Kok tega ya, kami sudah melayani tapi perasan keringat kami justru diimbali dengan emas palsu," gerutu Novi. (bdh/bdh)
Berita Terkait