Parahnya, lelaki yang diduga berprofesi sebagai preman ini meregang nyawa setelah dihajar ramai-ramai oleh warga.
Korban tewas dengan luka parah di sekujur tubuh, terutama bagian kepala remuk akibat pukulan benda tumpul.
Diduga puluhan massa yang masih warga desa setempat mendatangi rumah korban dengan bersenjatakan pentungan kayu ini dilakukan karena menyimpan dendam kepada korban.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan puluhan massa dari kalangan pemuda serta orang tua mendatangi rumah korban.
Setelah datang ke rumah korban mereka kemudian mengetuk pintu rumah. Nampaknya, korban yang mengetahui puluhan massa mendatangi rumahnya tak mau membuka pintu.
Akibatnya, massa pun memaksa masuk dengan jalan mendobrak pintu serta menyeret korban keluar rumah. Di halaman rumah korban dihajar hingga tewas.
"Mungkin dipicu dendam warga. Karena ulah korban belakangan meresahkan warga," kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Sunardi Riyono kepada detiksurabaya.com.
Untuk petugas gabungan Polres Malang serta POlsek Pakis yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan dapat segera mengevakuasi korban dengan pengawalan ketat. (gik/gik)











































