Sedangkan mayat lainnya adalah Sukari (25), warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dia ditemukan tewas di pinggir jalan kampung setempat, pada Minggu (27/4/2008). Kedua mayat ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan otopsi.
Namun dalam pengembangannya, Sukari diduga kuat tewas karena korban pembunuhan. Kendati demikian Polres Malang bersama Polsek Gondanglegi masih menunggu hasil otopsi jasad korban di kamar mayat RSSA Malang.
Mayat Sukari pertama kalinya ditemukan oleh Ajib (35), warga setempat dengan kondisi tertelungkup. Saat ditemukan, di badan Sukari terdapat luka robek di bagian bibir, luka lecet di pergelangan tangan kanan, serta hidung mengeluarkan darah.
"Pertama ditemukan kondisi korban mengalami luka robek di bagian bibir, serta hidung mengeluarkan darah. Untuk memastikan penyebab kematiannya, kita masih menunggu hasil otopsi," Kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Sunardi Riyono.
Meski korban ditemukan dalam kondisi demikian, Sunardi belum dapat memastikan apakah korban tewas karena dibunuh. "Kalau melihat lukanya apa bisa diduga sebagai korban pembunuhan. Makanya kita masih butuh bukti kuat untuk memastikannya," imbuh Sunardi.
Untuk mengungkap kasus ini, petugas gabungan dari Polres Malang bersama Polsek Gondanglegi masih meminta keterangan kepada sejumlah saksi di lokasi kejadian. (bdh/bdh)











































