Beruntung, saat Buamal mengayunkan cluritnya, Salim yang saat itu tengah membersihkan rumput di kebun jagung miliknya sempat menengok ke belakang dan segera merangkul tubuh pelaku. Keduanya pun saat itu sampai bergumul dan terlibat saling bacok
Beruntung, peristiwa saling bacok itu sempat diketahui Bu Sawi, mertua Salim. Keduanya pun saat itu disuruh berhenti untuk tidak saling bacok. namun permintaan itu tidak dituruti keduanya. Karena khawatir terjadi jatuh korban, Bu Sawi kemudia melaporkan aksi carok ke Kepala Dusun Bulu Sangkur dan diteruskan ke polisi.
"Saat itu, Salim dan Buamal sedang saling dekap, untuk saling menahan bacokan cluritnya," kata Kepala Dusun Bulu Sangkur Suri di Mapolsek Ranuyoso kepada wartawan, Jumat (25/4/2008).
Sementara, Kapolsek Ranuyoso AKP Eko Hadi mengatakan, begitu mengetahui adanya laporan warga saling carok, petugas segera mendatangi lokasi kejadian dan segera memaksa keduanya untuk menghentikan tindakannya. "Kedua pelaku dalam keadaan bersimbah darah di bajunya," tutur Eko Hadi.
Karena keduanya dalam keadaan terluka, petugas akhirnya membawa mereka ke Puskesmas Ranuyoso. Salim mengalami luka di kedua telapak tangan robek dan lengannya. Sedangkan Buamal, jari kanannya nyaris putus dan telapak tangan kirinya robek. (bdh/bdh)










































