Peristiwa itu bermula saat korban dan istrinya, H Maisyaroh (45) melintas di Desa Nureh dan menuju ke Pasar Blega, Bangkalan. Mereka berdua hendak menjual emas ke pasar.
Salah satu saksi mata, H Syafii (42) menyebutkan, saat itu empat perampok sedang mengendarai motor Satria dan Yupiter dengan memakai helm teropong warna hitam.
"Saat beraksi, mereka memepet korban dan berusaha mengambil tas yang digendong istri korban. Saat itulah pelaku langsung menusukkan golok panjang dan tepat mengenai lengan kanan. Korban pun akhirnya jatuh dari kendaraan dan banyak mengeluarkan darah," ujar Syafii, kepada wartawan saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Sedangkan warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu berusaha menolong korban dan mengejar pelaku. Namun, kejadian yang singkat itu membuat pelaku berhasil melarikan diri dengan kecepatan tinggi sambil mengacungkan golok yang telah melukai korban.
Sementara menurut Kapolres Sampang, AKBP Yudi Sumartono para perampok berhasil menggondol emas dan uang senilai Rp 400 juta.
"Pelaku diduga kuat mengetahui kebiasaan korban yang setiap hari Kamis membawa emas dan uang dalam jumlah besar untuk dijual di Pasar Blega, Bangkalan," tambahnya.
Mengetahui peristiwa tersebut, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengejaran.
"Anggota kita langsung bergerak cepat mengejar pelaku. Kemungkinannnya, pelaku lari ke wilayah Bangkalan," ujarnya kepada wartawan di kantornya Jalan Jamaluddin. (fat/fat)











































