"Sudah dua hari ini ikan-ikan ini mati, kami menduga karena air tercemari limbah industri di hulu," kata Rokib yang menjadi Sekretaris Petani Ikan Jaring Sekat desa setempat, Minggu (20/4/2008).
Menurut Rokib, nilai kerugian mencapai puluhan juta. Karena pencemaran tersebut berbagai jenis ikan yang ditabur oleh petani, semuanya mati.
"Ada empat jenis ikan dari Nila, Tombro, Tawes, Bawal menjadi pilihan petani untuk beternak. Untuk satu kali penaburan benih menghabiskan dana sebesar Rp 20 juta," ungkap Rokib.
Menariknya, bukan saja pertama kalinya 28 petani tergabung di Desa Sukowinangun ini mengalami kejadian seperti ini. Di tahun 2007 lalu, ternak ikan mereka mati tercemar limbah industri di bagian hulu Sungai Brantas tersebut.
"Ini seharusnya kita mulai memanen ikan, tapi karena pencemaran ini tiap hari ikan-ikan ini mat," ujar Jasmianto, Kepala Kelompok Tani Jaring Sekat Desa Sukowinangun.
Dari pantuan detiksurabaya.com, dari hulu sungai terlihat banyak ikan-ikan mati. Selain itu terlihat air berwarna keruh kehitaman. "Limbah itu berada sekitar 20 cm dari permukaan air," imbuhnya.
Pihaknya akan mengambil langkah berani jika memang keluhan atau pelayangan surat ke sejumlah pihak tidak mendapat penanganan serius.
"Jika semakin lama tidak ada tindakan. Kita akan menggelar aksi demo, " tuturnya.
Sementara itu, Kabag Hukum dan Humas Perum Jasa Tirta I Malang Wahyu Dutonoto mengatakan, pihaknya hingga kini belum mendapatkan laporan dari para kelompok tani mengenai kejadian ini.
"Kami belum dapat laporan, jika memang ada kita akan menerjunkan tim untuk menguji sampel air dari hulu hingga hilir," kata Wahyu saat dihubungi melalui telpon seluler.
Menyinggung masalah pencemaran ini akibat limbah industri sebagai penyebabnya, Wahyu belum dapat memastikannya. "Kita tunggu saja hasil uji lab. yang berwenang memberi informasi adalah Bapedalda provinsi," ujarnya.
Perlu diketahui, hampir seluruh masyarakat Dusun Sukrejo, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare tergantung budidaya ikan melalui jaring sekat.
(fat/fat)










































