"Kita sudah sita sisa makanan yang telah dikonsumsi para siswa. Ini untuk keperluan dilakukan uji lab memastikan penyebab keracunan," kata Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP ZD Patty saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (20/4/2008).
Selain itu, lanjut Patty, pihaknya juga akan meminta keterangan dari pihak sekolah sebagai bahan tambahan penyelidikan. "Sejumlah saksi dari sekolah juga kita mintai keterangan," tambahnya.
Polisi juga meminta keterangan salah satu warga berinisial SK yang bertugas menyajikan makanan jerohan ikan tuna.
"Untuk juru masak yang menyajikan makanan itu nantinya juga akan kita mintai keterangannya. Termasuk juga yang terlibat dalam penyajian menu makanan itu, " tegas mantan Kapolsek Wagir ini.
Untuk tindakan lebih jauh terhadap juru masak, Patty menuturkan pihaknya masih menunggu hasil uji lab serta keterangn dari para saksi dan korban. Informasinya, menu makanan itu disajikan dan dikonsumsi bebas oleh para siswa.
Sebelumnya, 33 siswa SMK Kelautan Turen keracunan ikan tuna saat makan siang Sabtu, (19/4/2008). Saat sore hingga malam hari, mereka terasa mual dan muntah. mereka pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
(fat/fat)











































