Dibutakan Togel, Warga Rela Berburu Telur Angsa Perawan

Dibutakan Togel, Warga Rela Berburu Telur Angsa Perawan

- detikNews
Sabtu, 19 Apr 2008 14:46 WIB
Malang - Masyarakat nampaknya sudah dibutakan oleh judi toto gelap atau yang biasa disebut togel. Bahkan untuk mendapatkan hasil dari togel, warga sampai rela berburu telur angsa perawan yang diyakini bisa membantu mendapatkan angka-angka yang diyakini membawa keberuntungan. Dengan sedikit bantuan seorang paranormal, maka akan muncul angka jitu dari cangkang telur tersebut.

Seperti penuturan, sebut saja Anjar (39), warga Kepanjen, Malang. Selama ini pria yang berprofesi sebgai sopir ini menyibukkan dirinya untuk mencari telur angsa perawan itu. Bahkan, untuk membeli telur itu dia rela merogoh koceknya lebih dalam hanya untuk mendapatkan telur angsa perawan itu.

"Telur angsa muda atau biasa disebut telur tembean itu dapat menjadi sarana untuk mencari nomor togel. Tapi harus meminta bantuan paranormal. Kadang kita juga
membeli bersama angsanya juga untuk memastikan keasliannya, " ungkap Anjar yang telah berulangkali mencoba dan selalu membuahkan hasil.

Menurutnya, jika telah mendapatkan telur angsa itu, dia tinggal mendatangi orang pintar yang bisa menjadikan telur ini sebagai media untuk memuluskan ritual tersebut. "Untuk proses ritual harus mencari hari yang baik, menurut sang ahli," ceritanya.

Berbeda dengan Anjar, warga lainnya banyak yang menganggap telur angsa perawan dapat menjadi obat atau juga penambah fitalitas. Khasiat telur angsa banyak dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Lain halnya dengan penuturan Ki Wahyu Hidayat orang pintar asal Gunung Kawi. Dia mengungkapkan bahwa telur angsa memang mempunyai nilai magis luar biasa.

"Selain dapat menjadi obat, telur ini juga bisa menjadi media sebagai pagar ghaib rumah. Namun, juga banyak masyarakat tertentu mempercayainya untuk media mencari rezeki, " kata lelaki yang juga Ketua Padhepokan Eyang Panji ini.

Bila menjadi media pagar ghaib menurut Ki Wahyu harus mendapatkan telur angsa yang telah rusak. Artinya, telur tersebut telah busuk dengan sendirinya.

"Telur busuk itu kita kemudian tanam di empat penjuru rumah. Dalam menanam telur ini selain melakukan ritual tertentu, juga harus memilih hari baik, yaitu Kamis legi," kisahnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait