Terhimpit Ekonomi, Zainal Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Terhimpit Ekonomi, Zainal Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

- detikNews
Senin, 14 Apr 2008 11:28 WIB
Malang - Warga Dusun Bedali, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pagi-pagi geger, setelah menemukan Zainal Abidin (23), tewas dengan kondisi tergantung di pekarangan belakang rumah. Kenekatan korban ini diperkirakan karena terhimpit masalah ekonomi.

Kejadian ini pertama diketahui oleh Munayah (45), mertua korban saat hendak ke pekarangan belakang rumah. Melihat sang menantu gantung diri dengan menggunakan seutas tali di pohon, Munayah langsung berteriak meminta pertolongan Indun Purba (47), sang suami.

Kejadian itu langsung membuat warga sekitar berdatangan untuk menyaksikan aksi nekat bapak satu anak ini dari dekat. Bersamaan itu petugas Polsek Gondanglegi juga datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dugaan sementara, korban nekat bunuh diri karena masalah ekonomi yang selama ini menjadi persoalan antara korban dengan sang istri. Selain itu korban baru tiga hari ini dikaruniai seorang anak perempuan.

Sementara, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diperkirakan tewas akibat gantung diri. Karena tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban.

"Dari hasil olah TKP korban murni tewas gantung diri. Didukung dengan ciri-ciri serta tidak ditemukan adanya bekas kekerasan," kata Kapolsek Gondanglegi AKP Fatkhur Rokhman saat wartawan ditemui di RSI Gondanglegi, Senin (14/4/2008).

Sebelum ditemukan tewas tergantung, tambah Fatkhur, korban keluar kamar sekitar pukul 03.00 WIB. "Kata istrinya korban keluar kamar sekitar pukul 3 pagi. Kepergian korban dikira sang istri untuk menuju kamar mandi," jelas Fatkhur. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini