Warga Wonokromo Tengah IX ini ditemukan terapung sekitar pukul 10.30 WIB tanpa kepala di pinggir Pantai Karang Pandan, Desa Sukolelo Timur, Kecamatan Labang, Bangkalan.
Korban ditemukan oleh nelayan setempat dan dilakukan evakuasi oleh warga bersama anggota Polsek Labang, Bangkalan dengan peralatan seadanya. Saat ini, mayat yang hanya mengenakan T Shirt bertuliskan Barcelona warna hijau itu berada di ruang kamar mayat RSD Kabupaten Bangkalan.
Menurut Kapolsek Labang, AKP Sutaji hasil koordinasi dengan orang tua korban, diyakini mayat yang sudah membusuk dan jari-jarinya putus itu adalah Didik Suherman (7) warga Wonokromo Tengah IX, Surabaya.
"Dari warna dan tulisan kaos yang dikenakan, saya yakin mayat itu mayat Suherman yang tenggelam beberapa waktu lalu," ujar Sutaji kepada wartawan saat mengantar korban ke RSD Kabupaten Bangkala.
Menurut dia, keluarga korban saat ini sedang menuju Kota Bangkalan untuk mengambil jenazah. "Kontak terakhir dengan keluarga korban pukul 13.15 WIB. Mereka sudah ada di penyeberangan Ujung-Kamal," urainya.
Sebelumnya, Didik Suherman (7), warga Wonokromo Tengah IX hanyut di Sungai Wonokromo pada Minggu (30/3/2008). Saat itu, dia hendak mancing bersama Amrin Hakiki, kakaknya beserta empat temannya. Didik terpeleset, kemudian tenggelam. Amrin sempat terjun untuk menolong, tapi akhirnya juga tenggelam. Beruntung, Amrin bisa diselamatkan pemancing lainnya. (fat/fat)











































