Tak Diizinkan Jadi TKW, Triasih Nekat Gantung Diri

Tak Diizinkan Jadi TKW, Triasih Nekat Gantung Diri

- detikNews
Kamis, 10 Apr 2008 10:51 WIB
Malang - Keinginan bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri ditolak suami, Triasih (25), ibu muda asal Dusun Dawuhan, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Aksi nekat istri seorang buruh tani ini dilakukan di kamar tidurnya, Kamis (10/4/2008). Dengan menggunakan tali selendang sepanjang 1 meter, korban menggunakan tali untuk menjerat lehernya pada tiang blandar kamar.

Peristiwa tragis ini pertama diketahui oleh suaminya sendiri, Slamet (27) pukul 05.00 WIB ketika terbangun dari tidur. Betapa kaget lekaki tersebut saat menyaksikan sang istri, yang semalam sebelumnya berbincang-bincang dengannya mati mengenaskan.

Kontan Slamet berteriak dan warga dan tetangga sekitar berdatangan mendatangi tempat tinggal korban. Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, jika selama satu minggu ini korban ngotot ingin menjadi TKW ke luar negeri.

Keinginan itu pun disampaikan kepada suaminya. Tapi Slamet menginginkan korban tetap berada di rumah menjaga ketiga anaknya. keinginan Triasih pun kandas.

Diduga karena penolakan oleh sang suami, membuat korban gelap mata hingga nekat gantung diri. Polsek Dampit yang menerima laporan warga langsung mendatanagi lokasi dan melakukan olah TKP.

"Dari pemeriksaan kami bersama tim medis puskesmas kematian korban murini bunuh diri. serta tidak ditemukannya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolsek Dampit AKP Gaguk Sulistiyo dikonfirmasi via telpon Kamis pagi.

Kematian tragis Triasih membawa suasana duka di keluarganya. Selain meninggalkan suami, korban juga meninggalkan ketiga anaknya masih duduk di bangku sekolah. (fat/fat)
Berita Terkait