MUI Jatim Anggap Gembok Bukan Solusi Baik

MUI Jatim Anggap Gembok Bukan Solusi Baik

- detikNews
Kamis, 10 Apr 2008 09:04 WIB
Batu - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai pemasangan gembok di celana pemijat wanita bukan solusi yang baik, untuk menghindari pemijat perempuan dari pelecehan seksual ataupun kegiatan yang mengarah prostitusi.

"Terlalu dangkal jika menggunakan gembok. Banyak hal cara lain untuk menghilangkan pelecehan terhadap kaum perempuan," kata KH Abdurrahman Hafiz bagian Fatwa MUI Jatim saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Kamis (10/4/2008).

Namun jika kalau orang menganggap gembok itu adalah sebuah bentuk sebuah pelecehan terhadap wanita menurutnya itu tergantung bagaimana orang itu menilai. Mungkin, kata Abdurrahman, sebagian orang menganggap gembok memang salah satu cara untuk menghindari pelecehan dan kegiatan yang berbau seks.

"Tergantung bagaimana orang menilai itu. Tapi gembok bukan solusi," ujarnya.

Yang utama dari gembok, jelas dia, adalah memperbaiki akhlak dari manusia itu sendiri. Meski digembok bukan berarti perbuatan yang tidak senonoh. Mungkin saja bila membuka pemijat khusus perempuan dan khusus laki-laki.

"Moral harus diperbaiki. Kalau ada niat dan kesempatan, biar digembok sekalipun bisa saja terjadi," tandasnya. (wln/fat)
Berita Terkait