"Memang selama ini keluarga maupun pihak sekolah tidak tahu kalau korban telah mengandung," ujar Kapolsek Besuki, Iptu Suhardi saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (8/4/2008).
Untuk menutupi badannya, selain bertubuh gemuk korban pun juga menutupi tubuhnya dengan seragam panjang yang dipakainya saat sekolah.
"Tubuhnya memang gemuk. Selain gemuk untuk menutupi perutnya yang besar, korban menutupinya dengan seragam sekolah dan baju yang longgar. Sehingga orang tidak menyangka jika korban telah mengandung," terangnya.
Bisa jadi, jelas Suhardi, korban takut dan menutupinya selam 9 bulan. "Ya mungkin korban merasa takut sehingga dia selalu menutupinya," tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sukari mengaku kasus yang ditanganinya itu masih dalam proses penyelidikan. "Laporan ini masih dalam proses Mas," ujar AKP Sukari melalui sms ke ponsel detiksurabaya.com, Selasa (8/4/2008).
Sebelumnya, Melati (15) salah satu siswi MTS negeri di kawasan Besuki telah melahirkan seorang bayi yang diduga hasil pencabulan yang dilakukan oleh Kus dan Galih. Peristiwa ini dilaporkan kedua orangtua korban ke Mapolres Situbondo, Senin (7/4/2008) setelah sebelumnya mendatangi Mapolsek Besuki untuk melaporkan peristiwa tersebut. (fat/fat)











































