Dengan Perut Buncit, Tubuh Melati Dinikmati Oknum Guru

Digagahi Hingga Melahirkan

Dengan Perut Buncit, Tubuh Melati Dinikmati Oknum Guru

- detikNews
Selasa, 08 Apr 2008 16:27 WIB
Situbondo - Sudah jatuh tertimpa tangga, hal itu yang dialami sebut saja Melati (15) warga Desa Kalimas, Besuki, Situbondo. Siswi MTsN di Besuki Situbondo ini digagahi meski dengan perut membuncit.

Pencabulan terhadap dirinya kembali terulang. Saat itu seorang guru SDN, Galih (27) mendengar jika Melati mengandung janin yang tidak ada suaminya. Berdalih ingin membantu menggugurkan janin Melati, siswi kelas 3 itu pun mencicipi tubuh gendutnya.

"Memang dalam pengakuan keluarga korban saat datang ke Mapolsek, Galih juga turut serta menggauli korban," ujar Kapolsek Besuki, Iptu Suhardi saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (8/4/2008).

Suhardi menjelaskan, Galih bukannya memberi pertolongan, malahan 'menyantap' tubuh korban sebanyak empat kali.

Kepada penyidik, ibu kandung korban, Sumi tak tega melihat anaknya mempunyai anak tapi tidak ada bapaknya. "Pokoknya saya minta tanggung jawab pelakunya Mas," tutur Sumi.

Sementara kasus pencabulan siswi SMP kelas 3 ini oleh Polres Situbondo masih dalam proses. "Laporan ini sedang kami proses Mas," ujar Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sukari dalam sms-nya yang diterima detiksurabaya.com, Selasa (8/4/2008).

Sebelumnya, Melati (15) salah satu siswi MTS negeri di kawasan Besuki telah melahirkan seorang bayi yang diduga hasil pencabulan yang dilakukan oleh Kus dan Galih. Peristiwa ini dilaporkan kedua orangtua korban ke Mapolres Situbondo, Senin (7/4/2008) setelah sebelumnya mendatangi Mapolsek Besuki untuk melaporkan peristiwa tersebut. (fat/fat)
Berita Terkait