Adalah PT.Gudang Garam yang telah menyanggupi untuk menjadi sponsor utama dalam kompetisi Liga Super mendatang. Namun, deal kontrak dengan pihak sponsor masih terganjal lambatnya PSSI dalam mengeluarkan regulasi sponsor klub.
"Pada dasarnya mereka (PT.Gudang Garam) telah menyanggupi untuk membantu keuangan Persik," ujar Ketua Umum Persik Kediri HA Maschut saat ditemui detiksport di Balaikota Kediri, Minggu (6/4/2008).
Ketika disinggung mengenai besaran dana yang akan diberikan sebagai nilai kompensasi atas sponsor utama tersebut, HA.Maschut enggan mamberikan jawaban pasti. "Tunggu dulu untuk nilainya, untuk saat ini negosiasi masih terus dilakukan," imbuhnya.
Persik juga tengah mempertimbangkan penawaran lain dari pihak yang juga menyanggupi menjadi sponsor utama tim "Macan Putih". Tetapi, HA Maschut enggan memberikan keterangan mengenai beberapa pihak lain yang juga telah menyanggupi untuk menjadi sponsor utama.
Apabila PT.Gudang Garam kembali menjadi sponsor utama bagi Persik, maka hal ini akan mengulang jalinan kerjasama seperti dalam kompetisi Liga Indonesia VIII, IX dan X.
Untuk tahun ini Persik hanya memiliki dana operasional yang sangat tipis, yaitu sebesar Rp 7,5 Miliar yang didapatkannya dari dana hibah Pemerintah Kota Kediri. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan dana operasional Persik dalam kompetisi sebelumnya yang mencapai Rp 27,5 Miliar. (fat/fat)











































