Para agen elpiji di Lamongan sendiri mengeluhkan terbatasnya stok, sehingga tak mampu memenuhi permintaan pelanggan atau konsumen. Salah seorang agen elpiji yang ada di Jalan Andansari Lamongan, Ahmad Andik mengatakan, sejak 2 minggu terakhir ini dia hanya mendapat kiriman 40 tabung elpiji ukuran 12 kg saja.
"Padahal sebelumnya dilakukan sebanyak 60-70 tabung perhari," terangnya saat ditemui wartawan di tempat agennya Jalan Andansari, Kamis (3/4/2008).
Akibat kelangkaan ini, harga elpiji mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga pertabung untuk 12 kg seharga Rp 58 ribu, saat ini mencapai Rp 60 ribu pertabung. "Itupun didapat setelah antre lama," ungkapnya.
Sementara, salah seorang agen lain di Lamongan, Sapto menuturkan akibat kelangkaan ini pihaknya juga mendatangkan elpiji tabung 3 kg dari wilayah Gresik untuk dijual di Lamongan dan sekitarnya. (fat/fat)










































