"Waktu buka HP Mas Bagus, saya baca SMSnya dengan Merry sangat mesra. Lalu saya menanyakan siapa Merry itu?" ungkap Sri Minarsih guru SD 01 kecamatan KedungJajang pada wartawan di Mapolsek Sukodono, Selasa (1/4/2008).
Sialnya, ketika suaminya ditanya bukannya memberikan jawaban tapi malah marah-marah. Bahkan suaminya melacarkan pukulan berkali-kali ke bagian wajah Sri hingga keluar darah. "Sebelumnya Mas Bagus tak pernah bertindak kasar," kata Sri sambil menitikan air mata.
Bagus Rahmad pelaku penganiayaan mengaku dirinya kesal terhadap istrinya yang membuka HP dan membaca SMS. Apalagi, dia cemburu buta dengan teman wanitanya. "Saya khilaf mas, habisnya di menuduh yang bukan-bukan," jelasnya.
Sementara, salah satu tetangga korban, Wahyudi (38) mengaku, sering mendengar pertengkaran yang terjadi di tetangga sebelah rumahnya. "Saya melihat Mbak Sri yang terluka dan menahan sakit," kata Wahyudi.
Melihat pelipis mata Sri yang mengeluarkan darah, warga kemudian membawanya ke puskesmas terdekat untuk diobati.
Karena tidak terima perlakuan suaminya yang menganiaya dirinya, korban kemudian melaporkan kasus penganaiayaan dalam rumah tangga (KDRT) ini ke polisi. (bdh/bdh)











































