Warga yang mengalami keracunan ini berusia antara 2 tahun hingga 70 tahun, diantaranya menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Kepanjen sebanyak 31 orang dan 8 orang diantaranya dirawat di Puskesmas Wajak.
"Kini, sebagian mulai pulih dan menjalani rawat jalan. Sedang, pasien berusia 70 tahun masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kepanjen," kata Kepala Puskesmas Wajak dr Ahmad, Senin (31/3/2008).
Petugas Puskesmas tengah mengambil contoh sisa makanan, muntahan dan minyak goreng untuk diperiksa penyebab keracunan. Belum diketahui secara pasti bahan yang menjadi penyebab keracunan. "Hasil uji laboratorium baru diketahui sepekan kemudian," terangnya.
Kini, petugas Polsek Wajak memintai keterangan Sumarni yang menjual gorengan. Dia diperiksa penyidik secara intensif, untuk memastikan kronolgis dan sejumlah bahan yang digunakan untuk mengolah makanan itu.
Sejauh ini, korban masih lemah dan menjalani pengawasan dari dokter Puskesmas setempat. Ahmad mengaku telah memberikan obat anti oksidan dan anti mual kepada para korban keracunan. Tim dokter juga memberikan penyluhan agar bagaimana cara hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. (bdh/bdh)










































