Perempuan yang bekerja sebagai buruh pabrik PT Gudang Garam Unit I Bagian Giling ditangkap di rumahnya, Kamis (27/3/2008) sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat ditangkap Yusini tak berkutik dan mengakui perbuatannya membunuh bayinya yang baru dilahirkan dari hasil hubungan gelap dengan pria yang bukan suaminya.
"Tersangka kami tangkap karena ia yang membunuh bayinya sendiri," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP David Subagio kepada wartawan di Mapolres Kediri Jalan Brawijaya Kediri.
Bayi tak berdosa itu ditemukan warga, kata dia, di Sungai Bogo, Banjarmelati, Mojoroto, Kota Kediri pada Kamis (20/3/2008) lalu.
David menjelaskan setelah menemukan bayi yang baru lahir di sungai itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. "Kami mengidentifikasi wanita hamil yang ada di sekitar lokasi penemuan bayi. Setelah kami selidiki, ternyata tersangka yang melakukannya," terangnya.
Sementara itu, tersangka Yusini dihadapan penyidik mengaku nekat melakukan perbuatan keji karena malu.
Ketika hendak diambil gambarnya oleh wartawan, pelaku meronta-ronta dan menangis mengiba agar dikasihani.
"Sampeyan opo gak ngesakne aku, tulung aku ojo difoto. (Anda apa nggak kasiahn dengan saya, tolong jangan difoto)," kata Yusini sambil menangis dan menutup wajahnya dengan korden di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Kediri.
Sebelumnya, setelah melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki tanpa bantuan bidan pada tanggal 20 Maret lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Karena malu pelaku langsung membekap wajah bayi tersebut dengan bantal. Usai melihat anaknya telah mati, pelaku langsung membungkusnya dengan kain sarung dan memasukkannya ke dalam tas plastik. (fat/fat)










































