Kasat Polair Kabupaten Sampang, Bripka Burhanuddin mengatakan, personel polair bersama warga mulai pagi ini pukul 08.00 WIB ini mulai melakukan penyisiran kembali setelah semalam tidak berhasil menemukan 3 warga yang hilang itu.
"Kami tetap melakukan pencarian terhadap 3 warga yang hilang itu," tegas Burhanuddin saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (27/3/2008).
Penyisiran dengan kapal milik Polair 015 tersebut diikuti 5 petugas polair dan dibantu oleh sejumlah porsin (perahu nelayan ukuran besar). Menurut rencana, penyisiran akan dilakukan ke Selat Madura, yakni sebelah timur Pulau Mandangin.
"Penyisiran akan dilakukan dengan mengikuti arus. Jadi, tidak menutup kemungkinan sampai lurus Tlanakan," urainya.
Penyisiran polair yang dilakukan sejak Kapal Perdana tenggelam, Rabu (26/3/2008) pukul 16.00 WIB, juga dibantu oleh kapal keamanan laut (kamla).
Sebelumnya, Kapolsek Camplong, Sampang, AKP M Kholil mengatakan jika penumpang berkisar 25 orang dan 3 diantaranya yang dinyatakan hilang sudah ditemukan Rabu malam, namun tidak mengetahui identitas lengkapnya.
"Pagi ini saya di Polwil Madura. Jadi, untuk perkembangan pencarian korban perahu tenggelam silahkan ke satpol air saja," ujar Kholil saat dihubungi pukul 09.00 WIB pagi tadi. (fat/fat)
