"Sejak minggu malam kemarin hujan deras mengguyur daerah Wonokerto," kata Humas Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Nova Elina kepada wartawan, Senin (24/3/2008). Terdapat lima titik longsor sepanjang 400 meter.
Kini, telah dilakukan pengerukan longsoran tanah dengan menggunakan alat berat dari Pemerintah daerah setempat. Pengerukan dilakukan sejak Senin dini hari tadi, diharapkan Rabu besok akses menuju puncak Gunung Bromo bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. "Pengerukan longsoran tanah terus dikebut," jelasnya.
Nova mengingatkan para pengunjung yang berencana ke Gunung Bromo lebih bersabar dan menunggu hingga jalur ke Bromo bersih dari longsoran tanah. Pengunjung juga diminta tetap waspada dan berhati-hati saat memasuki daerah Sukapura karena daerah itu rawan longsor dan pohon tumbang. "Apalagi, saat ini musim hujan. Jadi berhati-hatilah," terangnya.
Selama dua pekan terakhir, jumlah pengunjung Gunung Bromo mencapai 8.593 orang, terdiri dari wistawan domestik 7.479 dan wisatawan mancanegara sebanyak 1.114 orang.
Sedangkan, pengunjung dilarang mendekati kawah Gunung Bromo. Pengunjung hanya diperkenankan maksimal radius 1 kilometer dari bibir kawah. "Gunung Bromo dalam status waspada, pengunjung dihimbau tidak mendekati kawah," tuturnya. (bdh/bdh)










































