Korban Lumpur Lapindo Tuntut Bertemu Gubernur Jatim

Korban Lumpur Lapindo Tuntut Bertemu Gubernur Jatim

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 15:55 WIB
Sidoarjo - Perwakilan pengunjuk rasa korban lumpur menuntut bertemu dengan Gubernur Jatim, Bupati Sidoarjo dan Ketua DPRD Sidoarjo. keinginan 10 warga itu pun dimediatori oleh Kapolres Sidoarjo, AKBP Adnas di sebuah ruangan milik PT Candi Oksigen Jalan Raya Porong, Senin (24/3/2008).

Saat berbincang-bincang dengan Kapolres Sidoarjo, salah satu juru bicara korban lumpur, Dhuha, meminta agar mengusahakan perwakilan warga bisa bertemu dengan petinggi di Sidoarjo dan Gubernur Jatim.

Saat itu juga Kapolres langsung menghubungi Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso dengan telepon selulernya. Namun sayang, telepon yang dihubungi tak aktif. Nada tak aktif juga tak tersambung saat berusaha menghubungi Wakil Bupati Sidoarjo, Saiful Illah.

Kapolres pun akhirnya menghubungi Ketua BPLS, Sunarso. Dhuha pun sempat melakukan perbincangan dan mengaku menyampaikan aspirasi warga yang menuntut agar 9 desa dimasukkan dalam desa terdampak.

Selain itu, dia mengharapkan payung hukum untuk sembilan desa yang sampai saat ini belum masuk dalam peta terdampak. Mendengar keluhan tersebut, Sunarso mengaku mengerti dengan kondisi korban lumpur.

"Saya ini sudah mengerti dan benar-benar tahu apa yang Anda rasakan. Tetapi saya ini kan hanya badan pelaksana, saya punya dewan pengarah. Saya sudah sampaikan di rapat di dewan pengarah untuk sembilan desa masuk dalam peta terdampak. Jadi sepenuhnya keputusan ada di dewan pengarah," kata Sunarso.

Sunarso pun mengajak melakukan pertemuan dengan wakil korban lumpur di kantornya. Namun, lagi-lagi warga meminta bertemu dengan Gubernur Jatim, Bupati Sidoarjo dan Ketua DPRD. Tak juga mendapat keputusan, pembicaraan pun berakhir dan perwakilan warga membubarkan diri dengan tertib. (fat/bdh)
Berita Terkait