"Hingga pukul 10.00 WIB, genangan air di rumah warga dan jalan umum masih tergenang air. Akibatnya, aktifitas masyarakat lumpuh dan masih was-was terjadi banjir susulan seiring dengan cuaca di wilayah utara kota masih kurang baik," ujar Ketua Satkorlak Kabupaten Sampang, Agus Suyono Ishak, ketika dihubungi detiksurabaya.com.
Satkorlak sendiri saat ini sudah mendistribusikan ribuan nasi bungkus, mie instan serta air
meneral kepada warga yang rumahnya tergenang air bah sejak, Jumat (21/3/2008) sore.
Dijawadkankan, petugas satkorlak bersama petugas medis hari ini juga akan melakukan pemantauan kesehatan ribuan warga. Selain itu Satkorlak juga akan melakukan pendataan kerugian akibat banjir khususnya Desa Panggung dan Rongtengah serta Kecamatan Kota yang airnya sudah surut.
"Kami belum mengetahui kerugian warga. Tapi, yang pasti tidak ada korban jiwa akibat banjir kali ini. Warga yang ada di Kelurahan Dalpenang dan Gunung Sekar serta Desa Panggung dan Rongtengah sudah mulai tenang bila dibanding kemarin," tegas Agus.
Banjir bandang yang menimpa kota Sampang tersebut akibat Sungai kemuning meluap setelah hujan deras di wilayah utara. Tidak hanya wilayah kota yang terendam hingga 2 meter, jalur lalu lintas kota menuju Kecamatan Omben sempat lumpuh total.
(bdh/bdh)











































