Pelajar SD yang masih duduk di kelas 5 itu tewas karena tak bisa berenang. Peristiwa itu bermula dari Bahrul dan Taufiq yang berencana berenang bersama.
"Sebelum berenang, korban dengan temannya terjun bebas atau nyemplung dari pinggir penampungan air tersebut. Teman korban asyik berenang sedangkan korban hingga setengah jam tidak muncul," kata Kapolsek Talango AKP Edy Hariyanto kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Senin (17/3/2008).
Dia menjelaskan, teman korban baru sadar jika Bahrul tidak bisa berenang. Saat itu juga dia meminta tolong ke warga sekitar. Pencarian langsung dilakukan dan setelah beberapa jam korban baru ditemukan dengan kondisi tewas di kedalaman 3 meter sekitar pukul 14.00 WIB.
Edy menandaskan, kematian korban murni karena tenggelam. Sebab, hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
"Mayat korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan," terang Edy. (fat/fat)
