Pohon Asem Keramat Tewaskan Satu Orang

Pohon Asem Keramat Tewaskan Satu Orang

- detikNews
Sabtu, 15 Mar 2008 12:44 WIB
Nganjuk - Sebuah pohon asem yang dikeramatkan oleh warga Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/3/2008) tumbang.

Sebelum tumbang, pohon asem yang memiliki tinggi sekitar 30 meter itu bermula adanya tiupan angin kencang. Usia pohon yang diperkirakan ratusan tahun, rupanya tak mampu menahan tiupan angin.

Ironisnya, pohon tersebut tumbang tepat di sebuah rumah yang mengakibatkan 1 penghuninya tewas seketika.

Satu rumah warga yang hancur tertimpa pohon adalah milik Daman Susanto (58) pensiunan guru. Sedangkan korban meninggal adalah Sri Purnami (54) istri Daman yang masih tercatat sebagai guru di SDN Bareng I. Sementara 1 penghuni rumah lainnya, yaitu Agung anak semata wayang Daman selamat karena saat kejadian berada di dapur.

Sunarto, saksi mata yang mengatahui tumbangnya pohon tersebut mengungkapkan jika saat pohon akan tumbang, dirinya sempat berteriak-teriak ke korban, Sri Pirnami yang saat itu sedang menyapu halaman untuk menghindar.

Namun sayang, usia korban yang tergolong uzur membuat reaksinya lambat dan tak dapat menghindari tumbangnya pohon asem.

"Saya sudah teriak-teriak, tapi Ibu Sri malah kebingungan," kata Sunarto.

Mengenai pohon asam yang kabarnya dikeramatkan, Sunarto membenarkannya. Meski usianya diperkirakan telah mencapai ratusan tahun dan terlihat rapuh, warga tak ada yang berani menebangnya.

"Sejak saya kecil pohon itu sudah ada dan memang selama ini diangap keramat. Kata orang-orang tua pohon ini ada penunggunya," lanjutnya.

Hingga saat ini proses evakuasi terhadap tubuh korban masih dilakukan. Warga masih berusaha memotong pohon untuk bisa mengangkat tubuh korban yang terjepit. Sedangkan suami dan anak korban tampak hingga saat ini masih tampak shock berat dan belum dapat dimintai keterangan. (fat/fat)
Berita Terkait