Rahman (28), salah seorang saksi mata yang pekerjaan mencari kaleng bekas di sungai mengaku kaget saat melihat sesosok mayat yag hanyut di depannya. Mayat itu hanyut dari arah barat ke arah timur.
"Saya terkejut dan hanya bisa melihat saja. Karena saat itu, salah satu tangan saya sedang memegang ban dan satunya memegang kaleng yang baru saya temukan. Jadi mayat itu saya biarkan," ujar Rahman pada detiksurabaya.com, Kamis (13/3/2008).
Akibat dibiarkan, kini mayat yang tidak diketahui identitasnya ini hanyut ke arah timur menuju sungai yang mengarah ke Juanda.
Sementara, adanya mayat yang hanyut di sungai membuat masyarakat yang melintas di Jembatan Ngeni bergerombol untuk menonton mayat itu. Akibatnya arus lalu lintas macet dan padat akibat pengguna jalan ingin menonton mayat tersebut.
Penemuan mayat hanyut tersebut oleh masyarakat sudah dilaporkan ke Polsek Waru. Namun hingga pukul 11.25 WIB, belum nampak satupun petugas kepolisian yang datang ke lokasi untuk mengevakuasi mayat laki-laki tersebut. (bdh/bdh)










































