Sekretaris DPRD Banyuwangi Disandera FKB Pro Gus Dur

Sekretaris DPRD Banyuwangi Disandera FKB Pro Gus Dur

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2008 04:36 WIB
Banyuwangi - Buntut dari permasalahan dualisme PKB di Banyuwangi, Jawa Timur, sekretaris DPRD Banyuwangi disandera anggota FKB versi Gus Dur. Penyanderaan dilakukan di ruang sidang utama DPRD Banyuwangi, selama 3 jam.

Sekretaris DPRD tersebut tidak dibolehkan keluara ruang sidang pasca sidang paripurna guna membahas organisasi perangkat daerah. Keributan pun tak terelakkan saat polisi memaksa agar sekretaris DPRD itu dibawa keluar oleh penyandera.

Sidang paripurna DPRD Banyuwangi telah usai pada Rabu (12/3/2008) pukul 22.30 WIB. Saat itulah beberapa anggota FKB versi Gus Dur menyandera sekretaris Dewan, Juliana Sugianti.

Juliana tidak boleh keluar ruangan selama 3 jam. Beberapa anggota FKB versi Gus Dur berjaga-jaga. Situasi tegang terasa saat peristiwa terjadi.

Suasana semakin tegang saat beberapa polisi bersenjata lengkap memasuki ruang sidang utama. Dengan dipimpin Kasat Samapta Polres banyuwangi, Juliana dibawa paksa keluar ruangan.

Arifin salam, salah satu anggota FKB versi Gus Dur sempat menghalang-halangi upaya polisi. Namun polisi tetap berusaha membebaskan Juliana.

Arifin Salam bersikukuh, pihaknya adalah yang sah. Karena itu, mereka menuntut pembacaan susunan kepengurusan fraksi yang baru.

Karena kekuatan polisi lebih banyak, akhirnya para anggota FKB itu menyerah. Juliana pun dibawa dengan menggunakan mobil milik polisi.

Khaerullah, anggota FKB dari kubu Alwi Shihab mengatakan, penyanderaan terjadi karena anggota FKB versi Gus Dur menuntut dibacakannya susunan kepengurusan FKB yang baru. Padahal untuk mengubah susunan kepengurusan harus diagendakan dulu dalam panitia musyawarah.

Penyanderaan tersebut disinyalir buntut dari permasalahan dualisme PKB yang dianggap belum selesai. Meski MA menetapkan PKB Gus Dur menang, namun di Banyuwangi, permasalahan itu masih berkepanjangan. (nvt/nvt)
Berita Terkait