Direndam Banjir, Jalur Alternatif Ngawi-Madiun Terputus

Direndam Banjir, Jalur Alternatif Ngawi-Madiun Terputus

- detikNews
Senin, 10 Mar 2008 11:50 WIB
Ngawi - Banjir tidak hanya melanda Kabupaten Magetan, hujan deras yang mengguyur selama delapan jam sejak, Sabtu kemarin juga menyebabkan banjir melanda sebagian wilayah Ngawi, Jatim pada, Senin (10/3/2008).

Di Kabupaten Ngawi, banjir melanda tiga kecamatan yaitu Kwadungan, Mantingan dan Ngawi Kota. Ketinggian air banjir akibat luapan Sungai Bengawan Madiun ini mencapai 50 centimeter hingga 100 centimeter.

Di wilayah Kwadungan, daerah yang terendam banjir antara lain Desa Kwadungan, Desa Simo, Sumengko, Tirak, Purwosario, Kendho, Pojok, Jenangan dan Dinden.

Banjir paling parah melanda Dusun Geyol dan Pojok. Di wilayah ini sejumlah rumah warga terendam banjir hingga ketinggian 100 centimeter.

Tidak hanya rumah, ratusan hektar areal persawahan siap panen juga terendam banjir. Dari pantauan detiksurabaya.com, tampak sejumlah warga melakukan panen lebih awal menghindari kerusakan akibat terjangan air banjir.

Banjir juga menyebabkan jalur alternatif yang biasanya menjadi penghubung Madiun dan Ngawi tepatnya di Kecamatan Kwadungan terendam banjir. Di jalan kecamatan Kwadungan ini ketinggian air banjir memcapai 60 centimeter.

Para penguna jalan baik penggendara motor maupun roda empat yang melewati jalur ini terpaksa memutar dan harus lewat jalan utama melalui Maospati, Magetan atau melalui jalur Kecamatan Pangkur.

Menurut Lurah Simo, Juri, banjir yang melanda Kwadungan akibat luapan Sungai Kali Ulo dan Bengawan Madiun.

"Warga belum mengungsi, tapi kami telah bersiap-siap. Untuk transportasi sementara ini kami menggunakan gerobak sebagai perahu," ujarnya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait