Akibat tabrakan yang terjadi pukul 19.10 WIB, Minggu (9/3/2008) itu, Kapal Bosowa 12 yang mengangkut semen curah 7.000 ton tenggelam.
Informasi yang dihimpun, kapal milik Semen Bosowa itu akan merapat di Dermaga Tanjung Wangi. Sebenarnya kapal itu dalam posisi dipandu tugboat.
Namun entah mengapa, kapal tersebut menabrak lambung kapal Pertamina. Suara benturan dua kapal itu sangat keras, sehingga terdengar oleh warga yang berada di sekitar pantai, radius 500 meter.
"Suaranya keras banget. Kita melihat para awak kapal saling berlompatan menyelamatkan diri," terang Ny Sadiah, warga yang tinggal di Kapuran, Kecamatan Meneng yang menyaksikan kejadian itu.
Tabrakan itu memang tak membuat kapal milik Pertamina rusak. Justru yang parah adalah Kapal Bosowa 12. Karena kerusakannya cukup parah, kapal itu tenggelam.
Hingga pukul 22.00 WIB, belum diketahui adanya korban jiwa. Belum diketahui secara detil kronologi penyebab kecelakaan tersebut dari aparat. Ratusan warga berbondong-bondong menuju ke pantai menyaksikan musibah itu. (gik/gik)










































