Sembilan desa yang terendam air setinggi 1 meter itu yakni, Desa Sumberejo, Desa Degulun, Desa Ngapel dan Desa Nglinggo di Kecamatan Gondang dan di Kecamatan Sukomoro berada di Desa Mlatan, Desa Ngrami, Desa Pengkol, Desa Sumengko dan Desa Kapas.
Menurut keterangan warga, banjir kali ini penyebabnya sama dengan banjir sebelumnya. Yakni curah hujan yang tinggi sehingga aliran Sungai Widas meluap.
Kondisi ini diperparah dengan lebar Sungai Widas yang tak merata di masing-masing desa yang dialirinya. Sehingga tiap kali hujan deras, akan terjadi genangan air di desa-desa tertentu.
"Ya sama Mas seperti banjir Kamis kemarin. Penyebabnya ya hujan deras, terus sungainya meluap. Ini sudah langganan kok Mas," kata Syamsudin (37) salah satu warga Desa Mlatan, Kecamatan Sukomoro, Minggu (9/3/2008).
Syamsudin menjelaskan, air mulai masuk ke dalam rumah sekitar pukul 02.30 WIB dinihari tadi. "Sekitar jam setengah tiga tadi lho Mas, tapi kami nggak kaget karena sejak sore sudah hujan lebat dan kami sudah siap-siap kalau akan banjir," lanjutnya.
Menurut Syamsudin, Sungai widas pembangunannya tak merata, sehingga terjadi kantung air di beberapa desa tertentu.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com meski ketinggian air cukup tinggi, sebagian besar warga tetap bertahan di rumahnya masing-masing dan enggan mengungsi. Hal ini dilakukan untuk menjaga perabotan rumahnya dari kemungkinan hanyut atau dicuri orang.
"Nggak ada tempat ngungsinya Mas. Kalau ditinggal ngungsi nanti malah barang-barangnya hanyut atau dicuri, kan mendingan di rumah saja," kata Darmini, warga Desa Mlatan yang rumahnya juga terendam banjir.
Selain merendam rumah, ratusan hektar tanaman padi yang memasuki musim panen juga dipastikan mengalami gagal panen. Saat ini kondisi persawahan tampak berubah menjadi rawa.
"Padi itu kalau terendam dalam waktu yang lama kan busuk, ya mungkin nanti nggak bisa lagi dipanen," kata Partono (51) salah satu petani di Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro.
Hingga pagi ini, ketinggian air juga belum menujukkan tanda-tanda akan surut. Bahkan ketinggian air tampak semakin tingi dan banjir di pastikan meluas ke beberapa desa di sekitarnya. Hal ini dikarenakan, hujan kembali turun sekitar pukul 07.00 WIB di daerah hulu aliran Sungai Widas.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (6/3/2008) lalu, ratusan rumah warga di 7 desa di Kecamatan Gondang dan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk terendam banjir karena meluapnya aliran Sungai Widas. (fat/fat)











































