Bayi kembar siam dempet dada dan perut ini lahir melalui operasi caesar. Saat lahir putri kembar dari pasangan pasutri Sunoto-Puji Puspita Wati warga Ringin Pitu Kecamatan Plemahan, Kediri ini mempunyai berat badan 5.200 gram.
"Pada saat bayi lahir, suhu badannya lemah meski kondisi kesehatannya stabil," kata Ahli anak RS Amelia dr A Chafid saat dihubungi detiksurabaya.com.
Menurut Chafid, sebelum dirujuk ke RS Amelia, ibu bayi kembar siam Puji Puspita Wati sebelumnya hendak melakukan persalinan di bidan setempat. Namun karena proses persalinan yang lama dan sulit, akhirnya bidan merujuk pasien ke rumah sakit.
"Bidan menduga, pasien yang datang ke tempatnya memiliki bayi kembar. Setelah itu dirujuk ke RS Amelia," jelas Chafid.
Saat ini pihak RS Amelia terus melakukan konsultasi dengan tim dokter kembar siam RSU dr Soetomo Surabaya untuk penangan lebih lanjut. Rencananya, Senin lusa, bayi kembar siam yang belum diberi nama ini akan dirujuk ke Surabaya.
"Bayi ini sudah saya konsultasikan ke tim dokter siam RSU dr Soetomo. Kita disarankan untuk menstabilkan suhu tubuh bayi. Dan Alhamdulillah, suhu tubuhnya saat ini mencapai 36,6 derajat celsius dari sebelumnya 35 derajat celcius," ungkap Chafid.
Sementara itu juru bicara tim dokter kembar siam RSU dr Soetomo, dr Agus Harianto SpAK membenarkan adanya bayi kembar siam ke 31 yang rencananya, Senin lusa akan dikirim ke Surabaya. (bdh/bdh)










































