Minibus bernomor polisi B 7244 ST tersebut, ditumpangi satu keluarga dari Dusun Salak RT VI/RW II Desa Klakah Kasian, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Rombongan ini hendak Karangploso Kota Batu untuk takziah ke salah satu kerabatanya.
Dari 19 penumpang, 2 penumpang tewas seketika, yaitu Muhammad Jufri (60), dan Rodli (60), keduanya warga Desa Klakah Kasian.
Ke-16 penumpang mengalami luka terutama di bagian kaki dan kepala. Kondisi kritis bahkan dialami Kusmiah (52), Nafsiyah (38), dan sopir minibus Jumari (45), yang masing-masing terluka parah di bagian kepala.
Hingga pukul 07.00 WIB, korban masih dirawat di ruang UGD RSU Swadana, Jombang. Sementara sopir Bus Sumber Kencono, masih diperiksa di Polsek Mojoagung.
Hadzik Siroj (42), salah seorang penumpang yang sama sekali tidak terluka kepada detiksurabaya.com, minibus itu ditumpangi 14 orang dewasa dan 5 anak-anak. Saat kecelakaan terjadi, dirinya berada di depan.
Saat ditabrak, posisi minibus sudah berada di tengah perempatan jalan, Bus Sumber Kencono bernomor polisi W 6450 FU dengan kencangnya menabrak badan minibus dan terseret sepanjang 7 meter.
"Dari arah Kota Jombang, kami belok di perempatan Mojoagung ke arah Kediri karena lampu hijau. Tapi bus dari arah Surabaya sangat kencang melaju, padahal jelas-jelas lampu lalu lintas berwarna hijau," katanya saat ditemui di RSU Swadana Jombang.
(gik/gik)











































