Terbukti, masyarakat di Kediri lebih memilih membeli susu segar dari pada susu formula. Akibatnya, penjualan susu segar melonjak tajam.
Pantauan detiksurabaya.com di beberapa pasar swalayan di Kediri, Selasa (4/3/2008) beberapa stand penjual susu formula masih belum normal. Bahkan pengelola pusat perbelanjaan dan pasar swalayan juga mengakui jika penjualan susu formula masih mengalami penurunan.
"Pemberitaan mengenai riset IPB benar-benar memukul kondisi penjualan susu formula di tempat kami. Banyak orang tua yang menjadi khawatir dan memilih untuk tak membeli susu formula lagi sementara waktu," kata Suprapto, Manajer Penjualan Golden Swalayan Kediri, Selasa (4/3/2008).
Suprapto menjelaskan, sejak kabar adanya susu berbakteri hingga adanya klarifikasi pun, grafik penjualan susu formula masih menunjukkan penurunan. Menurutnya, hal ini terjadi karena aksi 'boikot' oleh ibu-ibu terhadap susu formula masih berlanjut. Sampai hari ini laporan penjualan susu formula di Golden Swalayan masih mengalami penurunan mencapai 20%.
"Di rak susu sepanjang hari kemarin dan hari ini belum tampak banyak berkurang. Padahal biasanya selalu ada penambahan di rak panjang setiap setengah hari," ujarnya.
Namun meski terjadi penurunan terhadap penjualan susu formula, tampaknya tak terjadi pada penjualan susu segar. Hal ini seperti diakui Agus Rahmanto, salah satu karyawan perusahaan susu segar Anugrah.
Menurutnya, sejak ada kabar susu berbakteri pada susu formula, permintaan susu segar di tempatnya mengalami peningkatan.
"Untuk setiap loper, rata-rata berani menambah jumlah dagangan yang diedarkannya. Ya mungkin sekitar 35% peningkatannya," kata Agus saat ditemui detiksurabaya.com di tempatnya bekerja, Jalan Imam Bonjol Kota Kediri.
Sementara itu bagi salah seorang konsumen, Suis Sulistyowati jika dirinya saat ini lebih memilih susu segar untuk anaknyanyang masih berusia 1,5 tahun dari pada susu formula.
"Dari pada ada apa-apa, mendingan sekarang saya alihkan penggunaan susu formula ke susu segar saja. Saya takut anak saya nantinya malah terganggu pertumbuhannya," kata Suis di sela-sela mengasuh anaknya. (fat/fat)










































