Sejumlah jenis susu tersebut dipastikan mengandung bakteri. Penyitaan yang dilakukan Dinkes Kota Mojokerto itu, berawal dari laporan adanya susu kaleng dan susu bubuk yang rusak dan masih dijual di beberapa toko.
Semua toko dan outlet penjualan susu di Jalan Majapahit, dirazia petugas gabungan. Di Toko Sejati misalnya. Petugas menyita 4 jenis susu bubuk yang kemasannya rusak dan 1 jenis susu kaleng yang menggelembung.
"Kaleng menggelembung karena terdapat bakteri mikroba," kata Kasi Jaminan Mutu Dinkes Kota Mojokerto, Irwin Wijaya kepada detiksurabaya.com di sela-sela razia.
Tercatat sebanyak 17 jenis susu kaleng dan susu bubuk yang disita petugas, dari berbagai toko di Jalan Majapahit dan toko-toko di Kecamatan Magersari. "Hasil temuan ini akan kami kirim ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan di Surabaya (BB POM)," kata Irwin.
Di beberapa toko lain, seperti di Toko Pasific, petugas juga mendapati sejumlah susu yang masih dijual meski sudah kadaluwarsa. Namun pegawai toko menyatakan susu tersebut tidak dijual, menunggu penarikan dari distributor susu.
Selain susu, petugas juga menyita beberapa jenis makanan dan minuman yang kadaluwarsa, namun masih dijual. Petugas mengimbau para pedagang, tidak menjual makanan dan minuman yang kadaluwarsa, sebab bisa menimbulkan keracunan bagi yang mengonsumsi.
(fat/fat)










































