Api berhasil dipadamkan pukul 16.20 WIB setelah disemprot dengan menggunakan partikel kimia. Meski telah dinyatakan padam, BPLS tetap meminta warga sekitar tidak ceroboh di area tersebut. Karena di area itu ada gas yang mudah terbakar.
"Area ini sudah ada gas yang mudah terbakar, sehingga kami minta masyarakat tidak ceroboh menyalakan api dan pemantik," kata Humas BPLS Ahmad Zulkarnaen saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com, Selasa (26/2/2008).
Pernyataan Zulkarnaen dilontarkan, karena di tempat yang sama sudah dua kali terjadi semburan api. Sebelumnya, kejadian pertama pada 2 minggu lalu mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar.
Seperti diberitakan sebelumnya, semburan api setinggi sekitar 5 meter muncul di Desa Jatirejo pada pukul 03.00 WIB dini hari. Semburan api itu sendiri tidak menyebabkan korban jiwa. (fat/fat)











































