Korban Keracunan Snack Kadaluwarsa Bertambah 15 Anak

Korban Keracunan Snack Kadaluwarsa Bertambah 15 Anak

- detikNews
Selasa, 26 Feb 2008 16:26 WIB
Magetan - Korban keracunan snack kadaluwarsa di SDN 2 Desa Puntok Doro, Kecamatan Plaosan, Magetan terus bertambah. Jika sebelumnya ada 80 siswa, jumlah itu kini meningkat menjadi 95 siswa.

"Korban terus berdatangan setelah di rumah mereka mengaku mual dan pusing," ujar Humas Puskesmas Plaosan, Maryatin Lestari kepada detiksurabaya.com, Selasa (26/2/2008).

Maryatin menambahkan bahwa satu korban lagi, Seli (11) telah dibawa ke Rumah Sakit RS dr Sayyidiman, Magetan karena kondisinya mengkhawatirkan. Selain mual dan pusing, Seli juga mengalami alergi kulit. Kulit Seli mengalami gatal dan bentol.

Dengan bertambahnya korban, otomatis Puskesmas Plaosan bertambah sesak. Selain disesaki korban, Puskesmas tersebut juga dijubeli oleh para orang tua korban.

Polisi dari Polsek Plaosan sendiri hingga kini terus melakukan pemeriksaan terhadap Ngainah dan Rubinah. Dua orang yang diduga telah menyebabkan puluhan siswa SDN 2 Puntok Doro keracunan akibat makanan ringan kadaluwarsa yang mereka jual.

Sebelumnya, 80 siswa SDN 2 Desa Puntok Doro, Kecamatan Plaosan, Magetan keracunan snack bermerk Oops. Mereka membeli snack seharga Rp 500 tersebut saat jam istirahat. Namun 30 menit kemudian, para siswa mengalami mual, pusing dan muntah. Para siswa pun dilarikan ke Puskesmas Plaosan.
(iwd/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini