Upaya yang dilakukan adalah dengan membuat tanggul dari sandbag atau pasir yang dimasukkan ke dalam karung atau sirtu di sekitar semburan api.
Selain menyemburkan api, titik itu juga menyemburkan air. "Dengan membuat tanggul dari sandbag, air itu bisa membentuk kolam sehingga bisa mematikan api," ujar Humas BPLS, Achmad Zulkarnain, saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (26/2/2008).
Selain membuat tanggul dengan sandbag, BPLS juga berusaha memadamkan api itu dengan menyemprotkan air dicampur deterjen. "Meski sudah disemprot berkali-kali, api itu sulit padam karena nyala apinya sangat besar dan semburannya tinggi," tambah Zulkarnain.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, semburan api mencapai ketinggian hingga 5 meter. Di sekitar lokasi selain polisi yang berjaga, warga terlihat menyemut untuk melihat fenomena alam tersebut.
Lokasi semburan api sendiri sudah di police line. Terlihat 2 unit mobil PMK dari Sidoarjo berjaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (iwd/fat)











































