Nelayan Pacitan Belum Berani Melaut

Nelayan Pacitan Belum Berani Melaut

- detikNews
Jumat, 22 Feb 2008 17:16 WIB
Pacitan - Kondisi cuaca buruk yang belum kunjung membaik dalam sepekan terakhir menyebabkan aktivitas nelayan di Pantai Pacitan terganggu. Meski tidak sampai lumpuh total, namun suasana pantai pendaratan ikan tidak seramai hari biasa.

Pasalnya, banyak nelayan memilih beristirahat. Kalaupun ada yang nekat melaut, jangkauannya tak lebih dari 1 kilometer dari bibir pantai.

Di pantai Watukarung Kecamatan Pringkuku tingginya hempasan gelombang bahkan hampir memakan korban jiwa. Sebuah perahu milik warga setempat terbalik lantaran dihantam ombak. Untungnya, 3 orang awaknya berhasil diselamatkan.

Suyono (36) saksi mata kepada detiksurabaya.com, Jumat (22/02/2008) menuturkan insiden tersebut terjadi pagi tadi. Saat itu perahu berbahan fiber yang ditumpangi Suprianto, Alex dan Toyo bermaksud merapat ke pantai. Naas, sekitar 100 meter menjelang lokasi pendaratan datang gelombang setinggi lebih dari 2 meter. Akibatnya perahu oleng dan terbalik.

"Sebelum terbalik kapal sempat membentur batu karang. Saat itu ombak memang cukup tinggi," ungkap Suyono.

Sepinya aktivitas nelayan tak ayal berpengaruh terhadap kondisi pasar ikan. Sejumlah pedagang mengeluh tak mendapat pasokan. Bahkan menurut Hanarwoko (38) seorang pedagang lobster, penurunan itu mencapai 100 persen dari hari biasa. Pria yang juga mengelola bisnis ikan segar itu mengaku tak dapat berbuat banyak kecuali berharap keadaan segera normal.

"Biasanya per hari dapat lobster rata-rata 400 kilogram. Sekarang sama sekali nggak dapat," terang Hanarwoko kepada detiksurabaya.com.

Selain di Pantai Watukarung suasana sepi juga nampak di Pantai Tamperan Kecamatan Pacitan. Di lokasi pelabuhan pendaratan ikan itu puluhan perahu nelayan tampak bersandar di dermaga. Bahkan beberapa kapal besar milik nelayan Cilacap, Jawa Tengah juga terpaksa merapat untuk menghindari gelombang pasang. (bdh/bdh)
Berita Terkait