Elpiji Bocor, RM Ayam Bakar Wong Solo Terbakar

Elpiji Bocor, RM Ayam Bakar Wong Solo Terbakar

- detikNews
Senin, 18 Feb 2008 09:38 WIB
Kediri - Rumah Makan (RM) Ayam Bakar Wong Solo yang berada di Ruko Stadion Brawijaya Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri terbakar. Penyebab kebakaran diperkirakan akibat kebocoran pada tabung elpiji.

Meski ada unsur kecerobohan karyawan, pihak manajemen RM Ayam Bakar Wong Solo menganggap kebocoran tabung elpiji ada kejanggalan.

Api yang menghanguskan rumah makan itu bermula dari Arif, salah satu karyawan yang hendak melepas regulator untuk mengganti tabung elphiji yang habis sekitare pukul 08.10 WIB, Senin (18/2/2008). Tapi saat melepas regulator tersebut, tampaknya Arif tidak memperhatikan beberapa kompor lain di sekitarnya yang sedang menyala.

Akibatnya, gas elpiji yang menyebar langsung tersulut api dan membakar habis bagian dapur dan seisinya.

"Tadi karyawan hendak melepaskan regulator, tapi tiba-tiba api langsung menyulut," kata Alamsyah Laili Azis, Manajer RM Ayam Bakar Wong Solo cabang Kota Kediri, Senin (18/2/2008).

Alamsyah menjelaskan, terjadinya kebakaran membuat panik sekitar 25 karyawannya yang baru saja memulai pekerjaan.

Begitu api membesar, pihak manajemen langsung menghubungi pemadam kebakaran. 2 Unit mobil PMK yang datang kemudian langsung dapat menguasai api di bagian dapur tersebut.

Mengenai kebocoran tabung elphiji, Alamsyah mengaku ada kejanggalan, karena kebocoran ada di bagian samping tabung, yang tidak seperti biasanya.

"Kalau bocor kan biasanya ada di atas, lha ini bocornya ada di samping," ujarnya.

Namun Alamsyah dan seluruh manajemnnya enggan menyebut salah satu pihak, baik karyawannya atau pihak distributor elpiji yang sengaja melakukan sabotase.

Akibat kejadian ini, ALamsyah mengakui jika pihak RM Ayam Bakar Wong Solo mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah, yang terdiri dari kerugian material mencapai Rp 1 juta dan kerugian akibat tidak bisa beroperasi dalam satu hari ke depan.

"Meski harus merugi besar, tapi saya mungkin akan meliburkan karyawan. Kasihan mereka masih shock berat. Ini kan kejadian kedua setelah tahun lalu," katanya.

Secara terpisah, Kapolsekta Kediri AKP.Harry Mujiarso mengungkapkan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab terjadinya kebakaran ini.

"Kita belum bisa pastikan penyebabnya, untuk saat ini kita masih berusaha kumpulkan data dan lakukan penyelidikan," kata Harry Mujiarso. (bdh/bdh)
Berita Terkait