Kenyamanan Warga Terganggu, PetroChina Didemo

Kenyamanan Warga Terganggu, PetroChina Didemo

- detikNews
Sabtu, 16 Feb 2008 11:03 WIB
Gresik - Warga di Desa Manyar Sidomukti Kecamatan Manyar Gresik melakukan unjuk rasa di perusahaan PetroChina Gresik. Mereka menuntut tidak adanya sosialisasi Hari Uji Kandungan Lapisan (UKL) dari perusahaan pengeboran minyak PetroCina.

Unjuk rasa itu melibatkan sekitar 50 warga dari beberapa desa di Kecamatan Manyar. Warga mengkhawatirkan, tidak adanya sosialisasi UKL yang dilakukan dalam penentuan ada atau tidaknya kadar minyak di suatu tempat, bisa mengganggu kenyamanan warga.

Dengan menggunakan sebuah mobil pick up dan puluhan motor, warga menggeruduk hingga ke lokasi pengeboran. "Kami mau masuk dan berbicaran dengan Humas PatroCina," teriak salah satu koordionator aksi, Fahri dalam orasinya, Sabtu (16/2/2008).

Selain menuntut sosialisasi UKL, warga juga mengkritik kebijakan PetroChina yang mendiskriminasikan para pekerja lokal yang bekerja di PertoChina. Seperti pemberian upah di bawah standar perusahaan Migas maupun tidak diikutkannya pekerja lokal pada perusahaan asuransi. Padahal dalam slip gaji, ada pemotongan dana untuk ansuransi tersebut.

Selain itu, tidak adanya pernyataan tanggung jawab dari pihak PetroChina terhadap aktivitas orasinya membuat warga khawatir akan terjadinya Lapindo ke-2 di Gresik. Massa unjuk rasa makin banyak dengan datangnya warga dari desa lain. Puluhan polisi masih berjaga dan membentuk barikade untuk mencegah warga menerobos masuk ke PetroChina. Kini, salah satu perwakilan warga sudah diterima oleh management perusahaan. (dpr/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini