Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Namun peristiwa itu menyebabkan warga Desa Kare Kecamatan Kare Madiun panik. Mereka pun keluar dan melihat kondisi robohnya tower tersebut.
Tower setinggi 50 meter menimpa Polsek yang hanya berjarak 5 meter. Tower itu berbentuk segitiga siku panjang sisi 25 cm dan dibangun sejak 10 tahun silam.
"Pada saat sebelum kejadian ada angin kencang meski ada hujan. Angin kencang sudah mulai terasa sejak pukul 12.00 WIB siang. Tiba-tiba ada suara keras benda jatuh menimpa kantor Polsek," kata Kapolsek Kare, AKP Lamilan kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Dia menambahkan, pada saat kejadian sekitar 5 orang anggota yang sedang piket berada di dalam kantor. Beruntung, ke-5 nya tidak mengalami luka dan selamat. Namun hubungan komunikasi terputus untuk kepolisian antar Jawa Sumatera dan Bali.
Saat ini, anggota polisi dari Polres Madiun dan Polsek Kare sedang mengangkat tower dan mengamankan dari lokasi kejadian.
"Bangunan yang rusak sekitar 30 persen. Antara lain ruang Unit Reskrim, ruang garasi dan pekarangan belakang kantor polsek," tegasnya. Meski begitu hingga pukul 18.45 WIB, jelas dia, belum ada laporan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. (fat/fat)










































