"Kita tetap meminta dari Lanud Iswahyudi membantu pengusutan kasus ini. Bagaimanapun juga kita korban dan kita punya saksi-saksi bahwa pelaku dari anggota TNI AU," Kata Toni Suseno salah satu korban pengeroyokan kepada detiksurabaya.com Jumat (15/2/2008).
Menurut Toni, saat ini dia dan teman-teman hanya melapor atas peristiwa tersebut dan meminta pihak Lanud Iswahyudi untuk menyelidiki kasus tersebut.
Sementara Komandan Satuan POM TNI AU Lanud Iswahyudi Mayor Hery Suprijanto menyayangkan laporan korban yang baru dilakukan hari ini. Bahkan POM TNI AU Lanud Iswahyudi mengancam akan menuntut balik jika kasus tersebut tidak terbukti, karena sudah mencemarkan nama baik Lanud Iswahyudi.
"Kita terima laporan ini. Namun kita menyayangkan kenapa tidak melapor dari kemarin, dan kita akan tuntut balik kalau sampai tidak terbukti tuduhan ini karena nama baik kita bisa tercemar," ungkap Hery kepada wartawan di Kantor POM TNI AU Jalan Raya Madiun-Ngawi.
Peristiwa pengeroyokan yang menimpa Toni Suseno (33) warga Perum Bumi Mas II nomor 8 kota Madiun serta Joko (28) warga Jalan Setiabudi kota Madiun itu diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI AU Lanud Iswahyudi di sebuah tempat hiburan malam pukul 02.00 WIB, Kamis (14/2/2008).
Saat itu korban bersama temannya Joko menjelang akhir acara berjoget di sebuah tempat hiburan malam tiba-tiba temannya Joko dipukul. Namun saat korban Toni berusaha untuk melerai, tetapi malah ditarik keluar dari tempat malam dan dikeroyok oleh delapan orang yang diduga oknum TNI AU Lanud Iswahyudi. (bdh/bdh)










































