Kejadian naas ini terjadi di tempat penyeberangan Desa Trawang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, yang menghubungkan dengan Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Keceakaan bermula dari dilakukannya peneyberangan dengan perahu yang dikemudikan oleh Sunawan, warga setempat. sedangka 2 penumpang adalah Sumarno dan Yulianto yang mengendarai sebuah sepeda motor.
Saat perahu tepat di tengah sungai, tali penghubung untuk menjaga keseimbangan perahu (sling) tiba-tiba putus. Hal ini membuat ketiga orang yang ada di atas perahu panik dan berusaha menarik tali, agar perahu tetap mendapatkan keseimbangan.
Namun, bukan keseimbangan perahu yang didapat, tapi justru perahu menjadi oleng dan ketiga orang tersebut tercebu ke dalam Sungai Brantas yang saat kejadian berarus deras. Sedangkan sepeda motor tersangkut di atas perahu dan selamat.
2 dari penumpang perahu, yaitu sunawan dan Yulianto berhasil menyelamatkan diri, namun Sumarno yang menurut keterangan Yulianto tak dapat berenang hingga saat ini belum dapat ditemukan.
"Mas Sumarno itu tidak bisa berenang, bagaimana nasibnya nanti," kata Yulianto sambil menangis sesenggukan.
Secara terpisah, salah satu anggota Polsek Ngringgot, Bripka Setiawan saat dikonfirmasi melalui telepon menyebutkan, proses pencarian terhadap korban hilang hingga saat ini masih terus dilakukan dengan peralatan seadanya.
"Kita masih terus melakukan pencarian, tapi untuk sementara kita gunakan alat seadanya. Tapi jika memang diperlukan alat lainnya, kami akan kerahkan," katanya. (gik/gik)











































