Otomatis, kelangkaan ini membuat harga ikan laut mengalami kenaikan. Dari pantauan detiksurabaya.com, Kamis (14/2/2008) suasana pelelangan ikan pun menjadi sepi.
Seperti terlihat di TPI Brondong Lamongan. Selain sepi, jumlah ikan yang diperdagangkan pun menurun drastis. Padahal, selama ini TPI Brondong bukan hanya didominasi nelayan dari Lamongan saja, nelayan dari Banyuwangi, Tuban dan Madura pun tumplek blek.
Namun, kini para nelayan dari tiga daerah ini tidak pernah membawa hasil tangkapannya ke Lamongan.
Salah seorang pedagang ikan yang biasa beroperasi di TPI Brondong, Kastaman mengatakan, sepinya TPI Brondong ini disebakan tidak adanya nelayan yang melaut karena cuaca buruk.
Langkanya ikan membuat harga ikan di Pasar Ikan Lamongan naik hingga 100 persen. Ikan Pari yang biasanya Rp 4 ribu perkilo menjadi Rp 9 ribu perkilo.
Sedangkan Ikan Glodogan yang semula Rp 6 ribu perkilo, padahal sebelumnya hanya Rp 1.500 perkilonya. Sementara untuk Ikan Gurame, cumi-cumi dan kerapu makin sulit ditemui di pasaran.
Salah seorang pedagang Pasar Ikan Lamongan, Sumiati, langkanya ikan laut di pasaran sudah terjadi sejak satu bulan terakhir. "Tapi yang terparah baru terjadi tiga hingga empat hari terakhir ini. Sama sekali tidak ada ikan," terangnya.
Sementara Kepala Unit Pelaksana Pasar Ikan Lamongan, Alfian Helmy mengaku kondisi kekurangan stok ikan laut ini mengancam nasib para pedagang ikan. Sebab selama ini mereka kesulitan untuk mendapatkan pasokan ikan laut. (fat/fat)











































