Pasar Tak Segera Dibangun, Pedagang Protes DPRD

Pasar Tak Segera Dibangun, Pedagang Protes DPRD

- detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 11:09 WIB
Jember - Sekitar 100 pedagang Pasar Kencong ngelurug kantor DPRD Jember, Rabu (13/2/2008). Mereka memprotes wakil rakyat yang tidak memperhatikan nasib mereka.

Para pedagang Pasar Kencong itu meminta agar wakil rakyat berbicara pada legislatif (Bupati,red) untuk segera menyelesaikan persoalan Pasar Kencong.

"Sejak Pasar Kencong terbakar tahun 2005 lalu, nasib kami tidak jelas. Pasar belum dibangun dan sekarang malah mau direlokasi ke tempat baru," kata salah
seorang pedagang, Imam Hariyono.

Pasar Kencong terbakar hebat pada tahun 2005 lalu. Setelah terbakar, pedagang dibuatkan pasar sementara. Namun sayang pasar itu kembali terbakar tahun 2007 lalu.

Akhirnya para pedagang tetap menempati bekas pasar yang terbakar dengan mendirikan lapak-lapak darurat. Pascakebakaran Pasar Kencong tahun 2007 lalu, pedagang akan dipindahkan ke tanah lapang milik PG (Pabrik Gula) Semboro. Namun warga menolak relokasi tersebut.

Menurut Imam, warga tidak menyukai tempat yang dipilih oleh pemerintah. "Tanah itu milik PG nanti ketika kami sudah pindah ke sana, PG akan memintanya dan kami disuruh pindah lagi, kami tidak mau itu terjadi. Karenanya lebih baik kami tidak pindah," lanjutnya.

Bagi para pedagang itu, bertahan di pasar lama merupakan harga mati bagi mereka. "Kami minta agar anggota dewan yang juga wakil kami itu memperjuangkan nasib kami," imbuh pedagang yang lain, Aminah sambil
menangis.

Menurut Aminah, letak Pasar Kencong lama sangat strategis karena di pusat kota. Kalau dipindah, pendapatan pedagang bisa turun. "Kami ingin tetap pasar lama," tegas perempuan yang sempat ikut transmigrasi ke pulau Kalimantan itu pasca Pasar Kencong terbakar.

Para pedagang pasar kencong yang frustasi dengan kondisi pasar yang tidak segera pulih memang sempat pindah. Tidak hanya Aminah, tetapi juga Iswandi. Pria penjual arloji itu bahkan pindah ke Sumbawa.

"Saya pulang karena ingin mendukung perjuangan teman-teman," kata Iswandi. Para pedagang itupun ditemui oleh anggota Komisi B DPRD Jember. (fat/fat)
Berita Terkait