Tertangkap Selingkuh, Oknum Polisi Nyaris Dibakar Massa

Tertangkap Selingkuh, Oknum Polisi Nyaris Dibakar Massa

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 16:43 WIB
Sumenep - Oknum polisi yang bertugas di Polsek Ambunten Sumenep nyaris dibakar massa. Oknum bernama Briptu Samsul itu ketahuan mempunyai hubungan gelap dengan seorang perempuan warga Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Sumenep.

Dia tertangkap basah oleh warga saat berada di rumah Halimatus Sakdiyah yang sedang ditinggal suaminya kerja di Arab Saudi.

Warga yang terusik dengan hubungan keduanya, langsung mengepung rumah Halimatus Sakdiyah dan berencana membunuh dengan cara membakar oknum polisi tersebut.

Saat kemarahan warga memuncak dan berusaha menyeret paksa oknum polisi keluar rumah, petugas dari Polsek Dasuk segera datang dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Karena tidak mendapati oknum tersebut, kemarahan warga dilampiaskan dengan membakar sepeda motor milik oknum polisi.

"Ratusan warga yang emosinya nyaris tidak terkendali itu, sempat merusak sepeda motor milik oknum polisi setelah tidak berhasil menghajar oknum polisi," kata Sekretaris Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Sunaryo, saat dihubungi di rumahnya, Selasa (12/2/2008).

Menurut dia, hubungan keduanya sudah berlangsung sekitar 3 tahun. Dan 2 tahun terakhir juga sempat digerebek warga. Namun karena masih melakukan hal serupa, warga merasa tidak terima bila lingkungannya dikotori hubungan gelap keduanya.

Pasalnya, selain rumah Halimatus dekat dengan pesantren, sikap mereka dinilai tidak patut dilakukan karena si pria masih berstatus mempunyai suami isteri.

Wakapolres Sumenep, Kompol Yusuf Sudarmodjo saat dikonfirmasi di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, mengatakan, Briptu Samsul telah diperiksa dan tetap akan mendapatkan sangsi tegas bila terbukti melakukan kesalahan.

Sedangkan perempuan yang diduga teman selingkuhannya, kata dia, langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Moh Anwar Kabupaten Sumenep untuk di visum.

"Anggota polisi yang bersalah tetap akan mendapat tindakan tegas sesuai dengan hasil lidik," ujar Yusuf. (fat/fat)
Berita Terkait