Warga Desa Tamba Agung Tengah, Kecamatan Ambunten, Moh Tayyib (35) tewas saat berusaha memperbaiki tiang antena teve setinggi 16 meter yang roboh.
Rupanya, kawat penyangga masih terdapat aliran listrik. Sehingga korban yang saat itu menginjak kabel langsung tewas dengan kondisi luka bakar di bagian tangan dan lengan.
Kapolsek Ambunten, AKP A Syamsuri mengatakan, korban tewas murni karena kecelakaan setelah tersengat aliran listrik.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban telah kami serahkan kepada keluarganya setelah dilakukan visum luar," ujarnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Senin (11/2/2008).
Kejadian serupa juga dialami Lutran alias Pak Sahir (65) warga Desa Manding Laok, Kecamatan Manding. Menurut Kapolsek Manding, Iptu Bambang Adi Winarno, korban tewas kesetrum sekitar pukul 15.00 WIB saat memperbaiki kawat penyangga antena teve.
"Korban mencoba melempar kawat penyanggah antena teve. Tapi kawat tersebut ternyata nyangkut di kabel listrik, sehingga korban seketika kesetrum listrik dan meninggal dunia dengan mengalami luka bakar di bagian lengan kanan dan nyaris putus," jelasnya.
Setelah dilakukan visum luar, kedua korban langsung diserahkan pada keluarganya. (fat/fat)











































