Masuk Kerja, PNS Situbondo Disambut Sisa Banjir

Masuk Kerja, PNS Situbondo Disambut Sisa Banjir

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 13:49 WIB
Situbondo - Hari pertama masuk kerja, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Situbondo melakukan bersih-bersih.

Dari pantuan detiksurabaya.com, Senin (11/2/2008) pascabencana banjir bandang, ratusan PNS menyingkirkan timbunan lumpur yang masih teronggok di ruang-ruang perkantoran.

Mereka berupaya menyelamatkan berkas serta dokumen yang masih tersisa dari timbunan lumpur. Kesibukan ini terlihat di kantor Pemkab Situbondo Jalan PB Sudirman dan instansi perkantoran. Praktis, pelayanan belum bisa dilakukan.

Namun, kantor PDAM dan PT PLN Situbondo terlihat diserbu warga untuk membayar rekening. Sedangkan institusi yang terlihat sudah menjalankan aktivitas rutinnya adalah lembaga perbankan.

"Meski masuk kerja hari ini, kita masih konsentrasi berbenah. Sebab kondisi kantor pemkab masih amburadul. Saat ini kita sibuk menyalurkan berbagai bantuan bagi para korban bencana," jelas Bupati Situbondo, dr H Ismunarso, kepada detiksurabaya.com, usai menyerahkan paket bantuan sosial dari Presiden RI di Makodim 0823.

Ismunarso menandaskan, pihaknya telah mengerahkan tenaga medis ke berbagai lokasi bencana banjir bandang dengan menggunakan mobil ambulans.

Di lokasi-lokasi bencana tersebut akan dilakukan pengobatan gratis. "Bahkan jika ada pasien yang dirujuk dan dirawat di RSUD, semua biayanya kita gratiskan," ucapnya.

Pihaknya sudah mendatangkan jembatan bally. Kerangka jembatan sementara itu sengaja didatangkan untuk mengganti sekitar 6 jembatan di berbagai wilayah kecamatan yang hanyut terseret banjir.

Upaya tersebut juga dilakukan untuk membuka kembali isolasi warga antar desa yang sempat terputus akibat bencana.

Sedangkan puluhan sekolah yang diterjang arus banjir bandang, serentak diliburkan. Bila masih terlihat siswa yang masuk sekolah, dipulangkan pukul 09.00 WIB setelah sebelumnya bergotong-royong membersihkan kelasnya.

Sedangkan menurut Plh Kepala Dinas Pendidikan Situbondo, Drs Fathorrachman bahwa libur sekolah diberlakukan hingga hari Rabu mendatang. Pasalnya, tak mungkin kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam kondisi gedung sekolah rusak maupun hancur.

"Kita telah instruksikan kepada masing-masing kepala dinas cabang pendidikan kecamatan untuk mengerahkan 50 orang relawan untuk upaya revitalisasi atau benah-benah gedung sekolah di wilayahnya," jelasnya

Di hari ke-4 pascabencana banjir bandang di Kabupaten Situbondo, berbagai bantuan mulai mengalir dari sejumlah kalangan.

Presiden RI melalui Pemkab Situbondo, menerima ribuan paket bantuan sembako. Sebanyak 600 paket bantuan kemarin diserahkan simbolis oleh Bupati Ismunarso kepada Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel (Inf) Tatang Adi dan diserahkan ke 9 kepala desa yang wilayahnya tertimpa bencana.

"Tolong ini harus diserahkan langsung kepada masyarakat yang terkena musibah. Ini amanah," tegas Kol (Inf) Tatang Adi, kepada para kades di Makodim 0823 Situbondo.

Sementara itu perbaikan jembatan "Parenggik-an" di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, masih dilakukan. Dua alat berat terlihat bekerja ekstra untuk melakukan pengurukan tanah di rekahan sepanjang 3 meter dan memasang tiang pancang.

"Kita harus kerja siang malam dengan harapan cepat selesai. Ini jembatan vital penghubung jalur pantura yang sangat dibutuhkan bagi transportasi utama Surabaya-Banyuwangi," ucap Saptiadi, karyawan PU Bina Marga Pemrpov Jatim, saat ditemui di lokasi jembatan. (fat/fat)
Berita Terkait